Berita

Hijabers Padati Kota Tua Ampenan

Mataram, 11/12/2017 – Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Event Hijab Run dengan mengusung tema “Run The Ethnic” yang diselenggarakan di Kota Tua Ampenan, Kota Mataram. RIbuan hijaber turut berpartisipasi dalam event ini mulai anak-anak hingga dewasa sudah berkumpul di lokasi start sejak pagi hari.

Ajang yang baru pertama kali digelar ini diikuti ribuan hijabers dari Mataram dan juga sejumlah wilayah di Pulau Lombok. Hal ini membuktikan perempuan berhijab juga mampu beraktivitas, bahkan berprestasi di bidang olahraga.”Ini bukti bahwa orang berhijab bisa ikut lomba olahraga,” ujar Syamsiah selaku ketua BKOW Prov NTB setelah melepas para peserta.

Gambar : Ketua BKOW Prov NTB disaat memberi sambutan

“Kota Tua Ampenan memiliki sejarah yang panjang dan sangat tinggi dan harus kita lestarikan,”Syamsiah menilai, pemilihan lokasi Hijab Run di Kota Tua Ampenan merupakan hal yang tepat. Menurut dia, penyelengaraan Hijab Run menjadi bagian dari promosi wisata Kota Tua Ampenan. “Kota Tua Ampenan memiliki sejarah yang panjang dan sangat tinggi dan harus kita lestarikan,” lanjut Syamsiah.

Tidak hanya berlari, para peserta turut membersihkan kampung dengan membawa kantong plastik untuk memungut sampah. Syamsiah berharap, Hijab Run tak semata ajang olahraga, melainkan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan destinasi wisata.

Selain itu pembagian sembako juga dilakukan selama event ini berlangsung diberikan khusus kepada hijabers lanjut usia.

Gambar: Pembagian Sembako Oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB

Ajang sport tourism ini menempuh jarak 3 kilometer dan melintasi sejumlah destinasi wisata yang ada di Kawasan Kota Tua Ampenan. Lombok Hijab Run Series 2017 “Run De Ethnic” bertujuan untuk mendorong kesadaran akan hijab yang tidak menghalangi pemakainya untuk menjalankan aktifitas di ruang public dan sekaligus mengajak para wanita untuk sadar hidup sehat dengan berolahraga. “Pelari juga akan dihibur penampilan budaya yang disajikan seperti Barongsai, Hadrah, Tarian Arab, Gendang Beleq Sasak, dan juga kuliner Banjar dari setiap kampung yang dilewati, dengan hadiah utama 1 buah sepeda motor” Ujar Hartati.

Gambar: Salah satu warga yang berhasil mendapatkan doorprise Sepeda Motor

Dinas Pariwisata NTB ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan keragaman tradisi budaya melalui kegiatan yang menyehatkan dan menggembirakan. Para peserta akan keluar-masuk kampung-kampung di Kota Tua Ampenan yang sarat dengan nilai-nilai budaya. Lombok Hijab Run juga dicanangkan menjadi event tahunan pariwisata NTB guna mempromosikan sejumlah destinasi wisata di Lombok dan Sumbawa, serta mempromosikan NTB secara umum sebagai destinasi wisata dengan branding Wisata Halal.

Sumber: http://www.disbudpar.ntbprov.go.id/hijabers-padati-kota-tua-ampenan/

Comments

Most Popular

To Top