Berita

Informasi Pemulihan Destinasi dan Layanan Wisata di Pulau Lombok

Dalam upaya pemulihan di beberapa destinasi wisata Dinas Pariwisata Provinsi NTB melakukan pendataan tingkat kerusakan amenitas, pengukuran waktu yang dibutuhkan amenitas untuk mulai bisa beroperasi dan melayani tamu berdasarkan tingkat kerusakan masing-masing.

Dinas Pariwisata Provinsi NTB juga memastikan agar tenaga ahli bangunan Dinas PUPR bekerja sama dengan tenaga teknis hotel untuk menilai kerusakan dan mengeluarkan rekomendasi atas kelayakan operasional hotel.

Tingkat infrastruktur jalan menuju destinasi mengalami kerusakan hanya 10%, sehingga PUPR menyatakan semua jalan menuju destinasi masih dalam keadaan baik dan bisa digunakan.

Akses udara hingga saat ini masih bierjalan seperti biasa, Bandara Internasional Lombok (LIA) beroperasi normal melayani penerbangan nasional dan internasional. Sedangkan ASDP memberikan pelayanan pelayaran laut dari dan ke Pelabuhan Lembar, Lombok.

Dan untuk membahas hal tersebut, pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 mendatang Dinas Pariwisata Porvinsi NTB akan melaksanakan pertemuan dengan semua asosiasi dan perwakilan industri untuk membahas langkah recovery. Dinas Pariwisata Provinsi NTB berharap ada perwakilan Kemenpar yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Berdasarkan hasil pendataan Foreign Visitor Help Desk, WNA yang masih berada di Lombok adalah mereka yang melanjutkan wisata di lokasi aman (wilayah Selatan) atau mereka yang memilih tinggal di Lombok karena memiliki properti. Semua desk Perwakilan Asing sudah ditutup sejak Kamis 9 Agustus 2018. Namun Desk Kemlu dan imigrasi tetap buka sementara waktu guna membantu WNA.

Hari ini, Dinas Pariwisata Provinsi NTB mengundang semua operator boat dan pemilik perusahaan penyeberangan Lombok di 3 Gili untuk memastikan mulai operasional layanan transportasi pariwisata, Pasukan BKO Marinir sudah mulai bekerja di dermaga Teluk Nare sudah beroperasi secara bertahap.

Comments

Most Popular

To Top