Berita

Kunjungan Forum Jurnalis Muslim ke Lombok

MATARAM – Seiring dengan berkembangnya Pariwisata Halal di Nusa Tenggara Barat setelah menyandang Gelar Pariwisata Halal dan meraih penghargaan dalam dua kategori yakni World Best Halal Honeymoon Destination dan Best Halal Destination yang di selenggarakan di Abu Dhabi dalam ajang World Halal Travell Awards 2015 yang lalu. Hal tersebut memberiakan dampak baik bagi pertumbuhan dan perkembangan kepariwisataan di Nusa Tenggara Barat terlebih lagi pada tahun 2017 lalu Target kunjungan Wisatawan sebanyak 3,5 Juta wsatawan dapat tercapai dengan baik. Lombok berkesempatan menjadi tuan rumah dalam acara Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) ke-1 yang diselenggarakan oleh Forum Jurnalis muslim (FORJIM) di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 20-22 Februari 2018. Mukernas ini mengangkat tema “Menguatkan Peran Jurnaslis Muslim untuk Kemajuan Umat”.

Ketua Panitia Pelaksana Mukernas, Ahmad Zuhdi menyatakan terima kasih kepada semua pihak, karena berkat doa dan dukungannya kegiatan dapat berjalan lancar. Mukernas adalah momentum Forjim untuk membuat suatu formula merespon isu kebangsaan dan keumatan. Yang sesuai dengan Cita-cita Forum Jurnalis Muslim yaitu untuk membangun Indonesia menjadi Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Dudy Sya’bani Takdir selaku Ketua Forjim bersyukur dapat melaksanakan kegiatan ini di tempat yang berkembang dengan wisata halalnya. Forum Jurnalis Muslim menjadikan Lombok sebagai lokasi Mukernas karena memang ingin mendalami kesuksesan Lombok dalam mengembangkan Wisata Halal, “kami ingin menyerap informasi tentang Lombok yang mendapat banyak penghargaan wisata halal, teman-teman media pun sangat antusias untuk mengangkat pariwisata Halal” ujarnya.

Dudy Sya’bani juga megaku bahagia, ternyata keinginan Forjim untuk melihat wisata halal di Lombok direspon positif oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos, M.Si, kami sangat senang ternyata keinginan kami disambut baik oleh bapak Gubernur dan Dinas Pariwisata” Ucapnya.

Gubernur NTB, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A, saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Forum Jurnalis Muslim (Forjim) di Aula Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Provinsi NTB, menyatakan apresiasinya atas kehadiran Forjim dalam kancah perjuangan jurnalistik. “Saya mengapresiasi forjim dan bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini,”katanya.

Gubernur NTB dalam sambutannya meminta kepada seluruh pengurus Forjim untuk senantiasa menyebarkan kebenaran dan mencerdaskan masyarakat melalui tulisan. Ide atau gagasan dari para jurnalis muslim yang tertuang dalam bentuk tulisan kata Gubernur, harus berisikan kebenaran, bukan isu-isu yang masih diragukan kebenarannya.

“Mukernas Forjim ini akan menjadi titik awal dari kebangkitan jurnalis muslim di kancah nasional dalam meyuarakan kebenaran dan ide-ide serta gagasan untuk kebangkitan bangsa, baik dalam bidang ekonomi dengan prinsip pemerataan dan bidang pendidikan melalui dakwah-dakwahnya,” tuturnya.

TGB sempat menceritakan interaksinya dengan media Islam, yaitu majalah Panjimas sejak Sekolah Dasar. Menurutnya, tulisan tulisan di majalah tersebut sangat menarik. Padahal, majalah panjimas beredar di masa orde baru, saat kebebasan pers tidak sebebas saat ini.

Oleh karena itu, menurut TGB, jika dulu pada masa orde baru bisa ada produk jurnalistik Islam yang menarik dan memikat hati, hingga ditunggu setiap terbitnya.Maka, sudah seharusnya pada masa sekarang, dengan kondisi kebebasan pers lebih baik dan SDM-nya berkembang produk jurnalistik lebih pesat berkembang.

“Pasarnya harusnya meluas berbanding lurus dengan kesadaran keagamaan masyarakat menengah yang sedang meningkat,”ungkapnya. Ia menyayangkan, mengapa pada masa dulu ada media Islam berkembang dengan cukup baik, namun sekarang justru hilang.

“Ketika kesadaran agama bertambah kuat, harusnya jurnalistik islam semakin berkembang,”harapnya.

Setelah selesai dengan kegiatan di masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Forum Jurnalis Muslim menyempatkan waktu untuk berkunjung ke sebuah destinasi wisata yang dikenal sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika) merupakan sebuah destinasi yang sudah dikenal oleh wiastawan nusantara hingga macanegara, dan berkesempatan untuk menyaksikan Kick Off/ Pembukaan Festival Pesona Bau Nyale 2018 yang berlokasi di Pantai Kuta Mandalika yang merupakan Event yang masuk dalam kalender wisata Kementrian Pariwisata dan termasuk dalam Wonderfull Event.

Comments

Most Popular

To Top