Berita

Kunjungan Menteri Pariwisata Ke Lombok – Proses Recovery Ditargetkan Selesai Dalam 3 Bulan Kedepan




Kamis, 30 Agustus 2018 – Menteri Pariwisata Arief Yahya Berkunjung ke Lombok untuk meninjau secara langsung beberapa lokasi dan Destinasi yang terdampak gempa.

Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Asosiasi Pariwisata menuju Gili Trawangan untuk meninjau secara langsung kerusakan yang diakibatkan Gempa Bumi dan memberikan Bantuan berupa alat kebersihan kepada masyarakat untuk mempermudah proses pembersihan puing puing reruntuhan serta pakaian untuk mereka bekerja.

Dalam kesempatannya Menteri Pariwisata juga meminta kepada Perbankan agar meringankan pajak kepada seluruh pelaku Industri Pariwisata. Proses Pemulihan terhadap Destinasi yang terdampak akan terus dilakukan dan akan dimulai tanggal 1 September 2018 mendatang, ditargetkan 3 bulan kedepan proses recovery sudah selesai.

Menpar meminta kepada seluruh pelaku Pariwisata agar terus mempromosikan destinasi-destinasi yang tidak terkena dampak dan akan membantu promosi di beberapa media Nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga berkunjung ke Kantor Dinas Pariwisata Provinsi NTB untuk bertemu dengan Jajaran Pemprov. NTB dan Stakeholder Pariwisata.

Menpar juga menyampaikan kepada Seluruh Peserta bahwa kementerian siap membantu dan memberikan bantuan kepada NTB untuk bangkit kembali. Ia meminta kepada seluruh element apabila ingin mendapatkan bantuan perbaikan agar membuat surat permohonan melalui Dinas Pariwisata yang kemudian Kementerian Pariwisata akan menindak lanjuti kepada Kemnterian/ lembaga yang bersangkutan.

ASTINDO sudah menyiapkan paket-paket wisata guna mempercepat langkah recovery dan menarik wisatawan untuk berkunjung kembali ke Nusa Tenggara Barat.

BPPD : Telah melaksanakan aksi recovery. Yang pertama dilakukan adalah aksi kemanusiaan, menyelamatkan wisatawan dan masyarakat di berbagai tempat. Beberapa langkah yang di lakukan seperti mempromosikan destiasi-destinasi yang tidak terdampak. Hanya ada 30% wilayah/kawasan yang terdampak bencana. Dua minggu kedepan di targetkan siap mem-back up promosi-promosi yang kita lakukan.

OJK : Yang terdampak gempa akan mendapat realisasi kebijakan relaksasi yang akan berlangsung selama 3 tahun.

Comments

Most Popular

To Top