Berita

Pesona Khazanah Ramadhan Kembali Mewarnai Bulan Suci Ramadhan Tahun ini

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar Event Pesona Khazanah Ramadhan 1439 H pada bulan suci Ramadhan tahun ini setelah sukses menggelar acara tersebut tahun lalu.

Kepala Dinas Pariwisata NTB H. Lalu Moh. Faozal, mengatakan Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) 2018 ini telah resmi dilaunching di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat (11/5) yang lalu, oleh Gubernur NTB TGH. M.Zainul Majdi dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

“Kegiatan-kegiatan yang kemarin dilaunching terdiri atas kegiatan yang berkaitan tentang lima event yang kita persiapkan mulai dari edukasi, budaya Islam, UMKM, event penguatan, dan juga branding halal kita,” ucap Faozal saat jumpa pers di Kantor Dinas Pariwisata NTB di Mataram, Selasa 15/5.

Ia menyebutkan, pembukaan PKR 2018 akan dihelat pada Kamis (17/5) malam di halaman Kompleks Islamic Center NTB.

“Tahun lalu bisa mengisi okupansi yang lebih stabil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Artinya perputaran ekonomi tidak hanya yang hadir di hotel, tapi pergerakan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, beragam acara menarik disiapkan, mulai dari pesta buku Islam, bedah buku, Lombok Travel Fair, lomba menyusun paket tour ramadhan, festival permainan santri, bazar ramadhan mulai H+5 hingga H-3, hingga festival seribu lampion pada malam takbiran.

Sejumlah dai kondang juga akan mengisi tausiah, Ustaz Abduk Omad, Ustaz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), dan Ustaz Hanan Attaki.

“Mudah-mudahan Ustaz Abdul Somad ada kepastian siang ini,” ungkap Faozal.Faozal menilai PKR 2018 bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berwisata di bulan puasa.

“Kita ingin puasa tidak kemudian (ramadhan) okupansi tidak baik, saya sudah bersurat ke hotel dan restoran segera pasang pernak-pernik ramadhan,” ucapnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Lalu Abdul Hadi Faesal mengatakan, para industri perhotelan di NTB, khususnya Lombok mendukung penuh event PKR. Menurutnya, ajang seperti ini akan membantu tingkat kunjungan dan okupansi di bulan ramadhan yang biasanya agak menurun.

“Ini budaya luar biasa dan mudah-mudahan jadi salah satu magnet bagi turis datang ke NTB,” katanya.

#PesonaKhazanahRamadhan2018

Comments

Most Popular

To Top