Berita

Press Confrence Sail Indonesia Moyo Tambora dan Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2018

Usai menggelar Rapat Koordinasi Recovery Pariwisata Provinsi NTB yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Dinas Pariwisata juga menggelar Press Conference terkait persiapan pelaksanaan Event  Sail Indonesia Moyo Tambora dan Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2018.

Pelaksanaan kedua Event kali ini diselenggarakan sesuai dengan kondisi sikologis masyarakat pasca gempa bumi yang melanda pulau lombok beberapa waktu lalu.

Event BPLS ini tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disepakati yakni 18 Agustus – 23 September 2018 dengan mengambil 4 lokasi pelaksanaan kegiatan diantaranya sembalun, senaru, 3 gili, kota mataram, serta kegiatan yang sama pada tanggal 9 september juga tetap sebagai Opening Ceremony Sail Indonesia Moyo Tambora 2018,

Kedua event ini rangkai dengan kegiatan sosial yang akan menghadirkan panggung panggung amal untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak gempa serta sebagai motivasi masyarakat lombok untuk bangkit.

Untuk kelancaran pelaksanaan Event ini juga telah di topang dengan kesiapan kesiapan amenitas seperti yang telah

Disampaikan bahwa hotel hotel yang telah siap untuk menyambut wisatawan serta kesiapan dari akses laut yang sedang dalam proses penyelesaian perbaikan dermaga di Teluk Nara dan Bangsal bersama dengan TNI AL serta recovery yang sudah dilakukan di 3 Gili.

Persiapan event Sail Indonesia Moyo Tambora sudah mencapai 90% Semua jaringan sudah selesai, listrik juga sudah menyala di 3 gili serta Website untuk akses informasi sudah di buat

Untuk event Sail Moyo Tambora ini, di medana bay akan tetap dilaksanakan. Para yachter yang datang tetap stay di medana untuk mengikuti kegiatan kemanusiaan untuk membangkitkan semangat masyarakat yang terkena dampak gempa tersebut.

Muh Ricky Fauziyani selaku Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I regional III menyampaikan bahwa “kami sudah mengatakan bahwa ayo kita promosikan ntb bersama-sama. Jika kita melihat kegiatan2 itu nantinya, otomatis kita akan duduk bersama pemerintah prov. NTB untuk bagaimana dan langkah apa yang harus kita lakukan karena semuanya juga memiliki skala prioritas yang diutamakan. Sekarang yang perlu kita lakukan adalah bagaimana kita memberitakan kepada seluruh orang tentang hal yang baik akan lombok. Kemenpar akan membantu untuk mempromosikan dan menfasilitasi lombok untuk bangkit.

Keberhasilan sektor pariwisata bukan hanya dari pemerintah, tetapi kerjasama antara semua stakeholder. Media juga memengaruhi, maka dari itu kami harapkan rekan rekan media untuk memberikan informasi yang baik terhadap seluruh pembaca khususnya kepada para wisatawan bahwa lombok masih aman untuk dikunjungi.

Awan Aswinabawa selaku ketua Asosiasi Travell Agent Indonesia (ASTINDO) mengatakan proses recovery sudah berjalan serta amenitas yang ada sedang dalam tahap penyelesaian, kita sudah melakukan bermacam cara agar kepercayaan wisatawan kita dapatkan kembali, dan yang perlu kita lakukan adalah kita harus tunjukkan bahwa kita tidak cengeng dan menarik kembali destinasi dunia agar kembali melihat lombok sebagai destinasi wisata dunia.

Di kesempatan yang sama, Bapak Hadi Faisal selaku ketua PHRI juga menyampaikan bahwa langkah pertama yang dilakukan dalam upaya recovery yaitu berkaitan dengan penerbangan,bagaimana kita memberikan kemudahan kepada wisatawan untuk menggunakan akses udara,karena merupakan pintu masuk para wisatawan dan juga kami akan melakukan promosi di Malaysia terkait konektifitas penerbangan.

Hal hal yang menyangkut Harga tiket kita akan coba diskusikan dengan pihak Maskapai untuk bagaimana memberikan harga yang seimbang. Ucap Hadi.

Comments

Most Popular

To Top