Berita

Press Release Pulau Lombok Aman Untuk Dikunjungi

Sejak gempa bumi berskala dan 7.0 SR menimpa Pulau Lombok minggu lalu, kami sudah pulih walaupun masih mengalami beberapa goncangan dengan skala yang lebih kecil.

Pusat gempa yang pertama terjadi di desa Sembalun yang terletak di Kabupaten Lombok Timur dengan karakter wilayah perbukitan, sehingga ancaman tanah longsor dan upaya evakuasi wisatawan yang mendaki Gunung Rinjani menjadi jauh lebih rumit dan susah, akan tetapi dalam jangka waktu 2 hari, kami berhasil menyelesaikan proses evakuasi terhadap seluruh pendaki dengan jumlah lebih dari 600 orang.

Gugusan pulau kecil (Gili), yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, dan wilayah Lombok bagian Utara, mengalami dampak yang serius, akan tetapi dalam jangka waktu sekitar 1,5 hari kami berhasil mengevakuasi seluruh wisatawan dan penduduk yang berjumlah lebih dari 4600 orang di kawasan Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air tanpa ada korban jiwa.

Mayoritas korban bencana gempa yang terluka serius dan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan berlokasi di wilayah Lombok Utara dan pada saat yang bersamaan tim reaksi cepat darurat dari personil TNI dan Polri bekerjasama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulan Bencana) dan sukarelawan langsung mengambil langkah-langkah mitigasi dan pertolongan terhadap korban bencana serta telah mendirikan posko-posko darurat bantuan dan kesehatan di semua titik lokasi bencana.

Setelah dilakukan proses identifikasi lokasi bencana, seluruh infra struktur dan obyek vital di Lombok aman dan berfungsi dengan baik, misalnya : Lombok International Airport dan Pelabuhan Laut Lembar masih berfungsi normal seperti sedia kala, jalan-jalan umum masih tetap rapi dan aman, pasokan listrik, air bersih dan internet juga masih berfungsi dengan baik.

Bahkan, destinasi wisata utama Mandalika dan Sekotong yang berlokasi di Lombok Selatan dan Lombok Barat Daya hampir sama sekali tidak terkena dampak gempa.

Kami tetap mengharapkan dan menyambut para wisatawan untuk datang berkunjung ke Lombok, dan kami sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak agar industri pariwisata tetap bisa bergerak dan bisa segera bangkit serta pulih kembali.

Selanjutnya, dengan segala kerendahan hati, kami mengucapkan terima kasih kepada semua warga Lombok baik lokal maupun pendatang, para expatriate, dermawan, donator, sukarelawan, aparat TNI, Polri, Basarnas, BPNB, PMI dan semua pihak yang telah memberikan bantuan tanpa pamrih yang tidak ternilai kepada saudara-saudara kami yang tertimpa bencana.

Semangat gotong royong dan ketulusan dari Saudara semua akan membantu Lombok menjadi lebih kuat untuk tegak berdiri dan pulih kembali

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi usaha kita.

Comments

Most Popular

To Top