Berita

Tour de Lombok mandalika 2018 Menjadi Tolak Ukur Para Pembalap

Pelaksanaan Etape ketiga Tour de Lombok Mandalika berakhir di Taman Sangkareang dengan 10 putaran mengelilingi kota mataram (15/4/18). Rute yang dilalui para pembalap tidak terlalu menantang dibanding etape I dan II.

Pada etape I, dengan rute Kuta Mandalika-Mataram para peserta menempuh jarak 84,4 kilometer. Sementara di etape II juga tidak kalah seru dan menantang, para peserta menempuh jarak 172,4 km dengan start dari Islamic Center NTB dan finish di Sembalun, Lombok Timur. Dan di etape terakhir, para peserta mengelilingi Kota Mataram dengan jarak tempuh 110 km.

Di etape terakhir ini, para peserta lebih banyak sprint. Karena rute kali ini tidak ada tanjakan yang menantang. Sebanyak 86 pembalap dari 18 tim berlomba menjadi yang tercepat dan di akhir lap mendekati garis finish, pembalap asal Jepang Shiki Kuroeda yang membela Asian Racing Tim dengan catatan waktu 2 jam, 39 menit, 39 detik. Diikuti pembalap Malaysia Anuar Manan dari AMSKIN Racing Forca. Di posisi ketiga diraih Aiman Cahyadi dari Sapura Cycling Team.

Berdasarkan hasil penilaian commisairre (wasit/tim penilai) ada beberapa kategori lomba. Pada kategori Best Indonesia Team diraih oleh tim KFC, disusul di urutan kedua Advan Customs Cycling Team, dan posisi ketiga PGN Road Cycling Team.

Sapura Cycling Team Asal Malaysia menjadi yang terbaik Di kategori Team General Classification, disusul tim KFC asal Indonesia, dan tim Ukyo dari Jepang.Sedangkan di kategori raja tanjakan, M Zamawi Azman pembalap asal Indonesia mendapatkan penobatan sebagai raja tanjakan dengan mengemas 35 poin. Disusul pembalap Kolombia Wilmar Jahir Perez Munoz dari Sapura Cycling Tim dengan 20 poin, dan diurutan ketiga diraih pembalap Kolombia Alvaro Raul Duarte Sandoval dengan 16 poin.

Sedangkan pembalap yang menjadi raja sprinter dan mendapatkan Teal Jersey adalah pembalap asal indonesia Aiman Cahyadi dengan 24 poin, disusul Alvaro Raul Duarte Sandoval dengan 21 poin, dan di posisi ketiga, Shiki Kuroeda dari Jepang dengan 17 point.

Berdasarkan seluruh klasifikasi, tim commisierre menetapkan Alvaro Raul Duarte Sandoval pembalap Kolombia sebagai juara dengan total catatan waktu 9 Jam 44 menit, 9 detik. Disusul pembalap Indonesia M Zamawi Azman dengan total catatan waktu 9 jam 45 menit 2 detik. Di posisi ketiga diraih pembalap Kolombia Wilmar Jahir Perez Munoz hanya selisih 1 menit 45 detik dari catatan waktu M Zamawi Azman.

Pembalap asal Kolombia Alvaro Raul Duarte Sandoval mengatakan, dirinya sangat senang bisa menyelesaikan semua etape di Tour de Lombok Mandalika. ia mengaku, balapan tersebut cukup menantang dan memacu adrenalin. “Apalagi di etape kedua cukup berat. Tanjakan tajam harus dilewati,” ungkapnya usai balapan.

Jika balapan ini digelar lagi, dirinya memastikan akan kembali datang.”Saya akan persiapkan diri lebih matang lagi,” sambungnya.Sementara pembalap Indonesia M Zamawi Azman mengatakan, dia sudah dua kali mengikuti balapan tersebut. Namun, tahun lalu dia belum bisa menjadi juara. ”Syukur tahun ini bisa mempersembahkan juara,” ujarnya.

Menjadi juara di Tour de Lombok Mandalika menjadi modal yang bagus baginya untuk menghadapi Asian Games 2018. Karena, salah satu agenda untuk mengukur hasil latihan adalah di event ini. “Bulan depan, kita akan ke Turki dan beberapa negara di Eropa untuk mengikuti lomba,” ucapnya.

Sumber : http://www.disbudpar.ntbprov.go.id/tour-de-lombok-mandalika-2018-menjadi-tolak-ukur-para-pembalap/

Comments

Most Popular

To Top